Latar belakang array
• Sejauh ini cuplikan program yang kita pelajari masih sangat terbatas, karena statement assignment hanya berupa pemberian satu nilai pada satu variabel
• Padahal sering kali kita perlu untuk meng-assign ataupun memanipulasi banyak nilai ke sekelompok variabel
• Sebagai contoh jika anda membuat program yang membaca 6000 nilai percobaan untuk dihitung nilai rata-rata-nya, akan sangat lucu jika anda menghitungnya dengan cara berikut: rata_rata = (x1 + x2 + x3 + x4 + x5 + + dst )/6000.
Pengertian array
• Array adalah tipe data terstruktur yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang bertipe sama.
• Bagian yang menyusun array biasa dinamakan elemen array. Tiap elemen data disimpan dalam satu bagian dari tempat penyimpanan tersebut.
• Untuk mengetahui lokasi atau posisi data dalam tempat penyimpanan tersebut dipakai istilah indeks. Indeks dari array bertipe ordinal, artinya tipe data tersebut mempunyai nilai predesor dan suksesor.
Cara kerja array
•Misalnya untuk menyimpan 10 nama mahasiswa tanpa array diperlukan 10 variabel, a - j, atau nama1 - nama10. Akan tetapi dengan menggunakan array cukup satu variabel nama[i] yang merupakan Array, dimana i merupakan indeks. Pada pendeklarasian Array ini harus ditentukan dahulu jangkauan indeks yang digunakan, serta tipe dari Array tersebut.
Deklarasi sintax array
• Deklarasi Array :
– Tipe_data Nama_array [Jumlah_elemen]
• Contoh :
short val[ 200 ]; //declaration
val[ 12 ] = 5; //assignment
• Jika sebuah array y memiliki n elemen, maka:
– Elemen pertama adalah : y[0]
– Elemen terakhir adalah : y[n-1]
• Contoh :
– Short y[4], memiliki elemen y[0], y[1], y[2], y[3]
– Tetapi y[4], bukan merupakan elemen array ini.
Jenis array
• Array dapat dibedakan menjadi :
– Array berdimensi satu (1D), berpadanan dg vektor di Matematika
– Array berdimensi dua (2D), berpadanan dg matriks di Matematika
– Array berdimensi banyak
• Contoh array integer 1D bernama n yg memiliki 5 elemen,
n[0] = 1, n[1] = 3, n[2] = 5, n[3] = 7, n[4] = 9 dideklarasikan sbb:
n[0] = 1, n[1] = 3, n[2] = 5, n[3] = 7, n[4] = 9 dideklarasikan sbb:
– int n[5] = {1,3,5,7,9};
contoh program
• #include "stdafx.h"
• #include "iostream.h"
• void main()
• {
•
• float nilai[5];
• float total;
• cout<<"MASUKKAN LIMA BUAH NILAI MAHASISWA"<<endl;
• for (int i=0; i<5; i++)
• {
• cout<<i+1<< " : "; cin>>nilai[i];
• }
• total=0;
• for (i=0;i<5;i++)
• total+=nilai[i];
• cout<<"NILAI RATA-RATA = " <<total/5<<endl;
• }
Contoh program Class
#include "stdafx.h"
#include "iostream.h"
#include "stdlib.h"
double pil,ls_segi3,ls_persegi,ls_lingkaran,a,t,s,r;
class segi3
{ public :
void luas()
{ cout<<"masukkan alas ="; cin>>a;
cout<<"masukkan tinggi =";cin>>t;
ls_segi3=0.5*a*t;
cout<<"luas segitiga ="<<ls_segi3<<endl; }};
class persegi
{ public :
void luas()
{ cout<<"masukkan panjang sisi ="; cin>>s;
ls_persegi=s*s;
cout<<"luas persegi ="<<ls_persegi<<endl; }};
class lingkaran
{ public :
void luas()
{ cout<<"masukkan jari2 ="; cin>>r;
ls_lingkaran=3.14*r*r;
cout<<"luas lingkaran ="<<ls_lingkaran<<endl; }};
void main()
{char ulang; int pil;
{cout<<"masukkan pilihan anda =";cin>>pil;}
do { if (pil==1)
{segi3 sg3;
sg3.luas();}
if (pil==2)
{persegi psg;
psg.luas();}
if (pil==3)
{lingkaran lgkrn;
lgkrn.luas();}
cout<<"apakah ingin mengulangi ? "; cin>>ulang;
}
while (ulang=='y');
}
Struct
struktur data adalah sekelompok elemen data dikelompokkan bersama di bawah satu nama. elemen data ini, yang dikenal sebagai anggota, dapat memiliki berbagai jenis dan panjang yang berbeda.
Digunakan untuk mengelompokkan data dengan type yg berbeda
Digunakan untuk mengelompokkan data dengan type yg berbeda
dalam beberapa bahasa pemrograman biasa nya disebut sebagai record
syntax
struct data_tanggal
{
int tahun ;
int bulan ;
int tanggal ;
} ;
data_tanggal adalah nama dari struktur yg di buat
dan tahun
bulan
tanggal
disebut sebagai anggota dari struktur data_tanggal
cara mengakses
• Untuk mengakses tiap elemen di dalam sebuah struct digunakan operator titik (.)
• Syntax: nama_var_struct . nama_var_elemen;
•
• Contoh:
• # include “stdio.h”
• struct lingkaran { // definisi struct dibuat global
• int jari_jari;
• float keliling;
• float luas;
• };
• main()
• {
• struct lingkaran L; // deklarasi variable struct
• printf(“\nMasukkan jari-jari lingkaran = “);
• scanf(“%i”, &L.jari_jari); // input
• L.keliling = 2 * 3.14 * L.jari_jari; // proses
• L.luas = 3.14 * L.jari_jari * L.jari_jari; // proses
• printf(“\nKelilingnya = %f“, L.keliling); // output
• printf(“\nLuasnya = %f“, L.luas); // output
• }
Contoh
struct koordinat {
int x ;
int y ; };
void tampilkan_posisi(koordinat posisi)
{
cout << "posisi x = " << posisi.x << endl;
cout << "posisi y = " << posisi.y << endl;
}
int main()
{
koordinat posisi;
posisi.x = 27;
posisi.y = 55;
tampilkan_posisi(posisi);
return 0;
}
Perulangan
- Perulangan adalah suatu proses untuk melakukan pengulangan terhadap satu atau beberapa perintah program hingga suatu kondisi terpenuhi.
- Perulangan sangat diperlukan bila proses yang terjadi lebih dari beberapa kali
Perulangan dibagi dua jenis
Increament: perulangan dengan menggunakan nilai menaik.
Decreament : perulangan dengan menggunakan nilai menurun.
Perulagnan dalam C++ dibagi menjadi tiga:
Statement FOR
Statement WHILE
Statement DO… WHILE
for
- Statement for sangat berguna dilakukan bilamana nilai awal atau niali akhir telah di ketahui.
- Syntax
For(nama_var = Nilai; kondisi; pernaik/penurun)
{ pernyataan1;
Pernyataan2;
}
Contoh statmen program for
- INCREAMENT
#include "stdafx.h"
#include "iostream."
void main()
{
int a;
for (a = 1; a<=10; a++)
{ cout<<"bajank Keren "<<a<<endl;
}
}
DECREAMENT
#include "stdafx.h"
#include "iostream."
void main()
{
int a;
for (a = 10; a>=1; a--)
{ cout<<"bajank Keren "<<a<<endl;
}
}
while
- Karakteristik dari statement while adalah statement while akan terus mengulangi jika hasil kondisi bernilai true dan akan menghentikan pengulangan jika bernilai false
- Syntax
Whlle (kondisi)
{ pernyataan1;
pernyataan2;
}
Contoh statmen program while
- INCREAMENT
#include "stdafx.h"
#include "iostream."
void main()
{
int a;
b = 1;
while (b<=10)
{ cout<<"bajank"<<b<<endl;
b++;
}
}
- DECREAMENT
#include "stdafx.h"
#include "iostream."
void main()
{
int a;
b = 10;
while (b>=1)
{ cout<<"bajank"<<b<<endl;
b++;
}
}
do
- Karakterikstik statement do while adalah akan melakukan pengulangan minimal satu kali sebelum mengecek kondisi yang dimiliki. Jika kondisi berniali tru maka akan dilakukan pengulangan namun jika kondisi bernilai false pengulangan akan di hentikan
- Syntax
do { pernyataan1;
pernyataan2;
} while (kondisi);
Contoh statmen program do while
- INCREAMENT
#include "stdafx.h"
#include "iostream."
void main()
{
int a;
c = 1;
do {
cout<<"bajank keren"<<C<<endl;
c++;
} while (c<=10)
}
DECREAMENT
#include "stdafx.h"
#include "iostream."
void main()
{
int a;
c = 1;
do {
cout<<"yodi keren"<<C<<endl;
c--;
} while (c>=1)
}
function
| Subyek: Contoh program c++ menggunakan fungsi if | |
| | |
| # include<iostream.h> void main() { int x; cout<<"Masukkan nilai yang anda inginkan = ";cin>>x; if(x%2==0) { cout<<"Nilai yang anda masukkan adalah bilangan genap"<<endl; } else { cout<<"Nilai yang anda masukkan adalah bilangan ganjil"<<endl; } } Contoh program diatas digunakan untuk membedakan apakah bilangan yang kita masukkan adalah bilangan genap atau gajil,,,,, | |
| Subyek: ngelajutin ni dengan menggunakan fungsi if else if else Sat Oct 31, 2009 9:17 am | |
| | |
| #include<iostream.h> void main() { int nilai ; cout<<"Masukkan nilai yang didapat = ";cin>>nilai; if(nilai>=85&&nilai <=100) { cout<<"Grade yang didapat adalah A "<<endl; } else if(nilai>=70&&nilai<=84) { cout<<"Grade yang didapat adalah B "<<endl; } else if(nilai>=60&&nilai<=69) { cout<<"Grade yang didapat adalah C "<<endl; } else if(nilai>=0&&nilai<=59) { cout<<"Grade yang didapat adalah D "<<endl; } else { cout<<"Nilai yang anda Masukkan salah "<<endl; } } | |